China Mengaku Kaya ke Pasangan

China Mengaku Kaya ke Pasangan

Pria di China Mengaku Kaya ke Pasangan, Ternyata Menunggak Sewa Apartemen Hingga Rp450 Juta

Seorang pria asal Shanghai yang sempat viral karena dikenal sebagai sosok romantis, ternyata memiliki masalah besar terkait utang sewa apartemen yang belum dibayar selama bertahun-tahun. Pria tersebut, yang dikenal dengan julukan “Paman Jembatan Nanpu”, menjadi sorotan publik setelah perilakunya yang unik setiap malam di bawah Jembatan Nanpu. Namun, kisah hidupnya yang sebenarnya jauh dari cerita romantis yang selama ini disangka banyak orang.

Baca juga : Bupati Subang Geram

Modus yang Mengelabui Banyak Orang

Xu, pria berusia 70 tahun, dikenal oleh warga Shanghai karena kebiasaannya menunggu di bawah Jembatan Nanpu dengan pakaian rapi, membawa air minum dan camilan. Setiap kali ada yang bertanya, ia menjawab, “Saya sedang menunggu cinta.” Tindakannya ini membuat banyak orang terkesan dan bahkan merasa kasihan padanya. Banyak yang mengira bahwa Xu sedang menunggu kekasih sejati, dan citra tersebut berhasil ia bangun untuk menarik perhatian serta simpati publik.

Namun, pada pertengahan November 2025, Shanghai TV mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan. Ternyata, pria yang dikenal dengan sikap romantis ini telah menunggak pembayaran sewa apartemen hingga mencapai ratusan juta rupiah. Ia diketahui menghindari tanggung jawab untuk membayar sewa apartemen yang disewanya sejak 2011.

Masalah Utang yang Berlarut-larut

Masalah utang Xu dimulai pada 2011 ketika ia menyewa sebuah apartemen berukuran 50 meter persegi di Distrik Huangpu, Shanghai. Pada awalnya, sewa apartemen tersebut adalah sekitar USD 550 (sekitar Rp9,1 juta) per bulan. Namun, seiring berjalannya waktu, harga sewa apartemen tersebut meningkat menjadi USD 1.000 (sekitar Rp16,65 juta) per bulan.

Pada Agustus 2023, Xu berhenti membayar sewa dan tagihan listrik dengan alasan kesulitan keuangan. Pemilik apartemen, yang bernama Chu, sempat meminta Xu untuk segera pindah pada awal tahun 2024. Sayangnya, Xu malah menghindari permintaan tersebut dan tidak mau meninggalkan apartemen.

Penyelesaian yang Mengarah ke Pengadilan

Akibat perbuatannya, masalah ini semakin parah. Xu terus mengabaikan kewajibannya dan menolak memenuhi panggilan untuk membayar sewa. Hal ini membuat pemilik apartemen membawa masalah tersebut ke Pengadilan Rakyat Distrik Huangpu. Bahkan, pada Mei 2025, Xu sempat ditahan selama 15 hari oleh pihak berwenang setelah menolak memenuhi panggilan pengadilan.

Kisah Xu ini mengungkapkan bahwa tidak semua yang tampak indah di luar sana memiliki kehidupan yang sesuai dengan apa yang digambarkan. Keputusannya untuk menghindari kewajibannya terhadap pemilik apartemen dan citra romantis yang ia bangun telah membuatnya menjadi perbincangan publik yang menyentuh banyak orang.

Dampak Terhadap Masyarakat

Kisah Xu bukan hanya tentang utang sewa yang menumpuk, tetapi juga bagaimana citra seseorang bisa sangat berbeda dari kenyataan. Hal ini menjadi pelajaran bagi masyarakat bahwa penting untuk tidak terlalu cepat menilai seseorang hanya dari penampilan luar, dan bahwa masalah finansial atau utang sering kali dapat menyembunyikan kehidupan yang lebih rumit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *